Artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dalam menentukan jenis atau type resin yang sesuai untuk kita gunakan dan agar penjual resin di Indonesia juga memahami serta mampu menjelaskan manfaat resin apa yang dijualnya kepada konsumen karena terkadang peminat resin Indonesia bingung membedakan merek apa saja yang termasuk resin polyester, resin acrylic dan resin epoxy.
Langsung saja, Unsaturated Resin Polyester (UPR) atau disebut juga Fiberglass Resin sudah sangat populer dalam bidang perkapalan sejak tahun 1930-an sebelum munculnya epoxy dan karena itulah resin polyester lebih dikenal dengan nama resin kapal. Kepoluperan resin polyester ini lama-kelamaan memudar seiring banyaknya produksi dan penggunaan resin epoxy dalam industri-industri besar pada saat ini. Tidak bisa dipungkiri bahwa karakteristik resin epoxy jauh lebih baik dibandingkan dengan resin polyester tetapi harganya juga jauh lebih mahal.
Resin Polyester vs Resin Epoxy |
Untuk mengenal lebih jauh karakteristik kedua resin ini, berikut akan dijelaskan dengan cara yang mudah dicerna tanpa istilah-istilah kimia yang bikin mumet dan dengan lebih dalam lagi. Tujuannya adalah agar kita bisa menentukan resin yang sesuai dengan kebutuhan kita dan mengurangi kesalahan penggunaan.
Baca Juga: Jenis Resin yang Umum Digunakan pada Saat ini dan Perbedaannya
Penggunaan jenis polyester resin diperkirakan sekitar 70% dalam seluruh penggunaan seluruh jenis resin diseluruh dunia. Proses pengerasan resin ini akan dimulai setelah dicampur rata dengan katalis yang biasanya dijual sepaket dengan resin polyester. Kekurangan resin ini adalah tidak akan kuat apabila hanya digunakan untuk lapisan tipis tetapi memerlukan bahan lain seperti talek (mirip bedak bayi) dan serat kaca (mat fiberglass) karena tanpa bahan tambahan ini lapisan resin polyester hanya akan mudah retak atau terkelupas.
Sifat lain resin polyester adalah permukaan akhir yang tetap lengket di udara terbuka karena memang dirancang khusus demikian untuk memperkuat rekatan dengan lapisan-lapisan selanjutnya. Polyester resin ini tidak cocok untuk lapisan akhir (finishing) untuk aplikasi pada permukaan benda-benda tertentu terutama kayu yang menonjolkan corak artistik kayu tersebut. Kenapa saya katakan tidak cocok? Karena dengan resin polyester ini, kita akan membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak lagi untuk menghilangkan sifat lengket dan bekas jari apabila disentuh.
“Resin Polyester lebih banyak 70% digunakan di seluruh dunia dari pada Resin lain”
Bayak forum-forum yang membahas masalah penggunaan resin epoxy sebagai hal yang paling utama dalam perkapalan meskipun masih banyak yang memilih meggunakan resin polyester dan tentunya semua kembali kepada masing-masing individu sejauh itu tidak berdampak negatif pada penggunanya dan penggunaan resin polyester juga sudah teruji sejak lama. Tetapi ada baiknya menggunakan resin epoxy karena lebih aman dan praktis tentunya dengan biaya yang tidak sedikit.
- Resin epoxy lebih kuat 20% dibanding resin polyester
- Harga resin polyester jauh lebih murah dibanding resin epoxy
- Resin polyester tidak bisa digunakan untuk melapisi atau memperbaiki benda-benda yang terbuat dari resin epoxy karena tidak akan merekat dengan baik.
- Resin polyester berbau tajam sedangkan resin epoxy tidak
- Penggunaan resin epoxy lebih praktis dibanding resin polyester
- Permukaan lapisan polyester resin terasa lengket sedangkan resin epoxy tidak demikian
- Resin epoxy lebih cocok untuk melapisi permukaan yang membutuhkan kebeningan dan tidak memerlukan finishing sedangkan resin polyester sedikit berwarna dan membutuhkan proses finishing
- Penggunaan resin polyester di dunia masih lebih besar 70% dibanding resin epoxy
- Polyester resin merekat kuat pada serat aramid yaitu bahan kevlar dan badan pesawat dan resin epoxy lebih kuat (meskipun masih diperdebatkan)
- Resin Polyester tidak melekat kuat pada serat karbon (serat mahal) tapi tidak sekuat resin epoxy
- Type resin antara epoxy dan polyester adalah resin VINYLESTER
- Resin Polyester tidak bisa dicampur dengan resin epoxy karena takaran katalis yang berbeda
- Persentase takaran resin polyester dan katalisnya berbeda dengan resin epoxy yang mayoritas 1:1 atau sebanding
- Katalis resin polyester TIDAK SAMA dengan katalis untuk resin epoxy
- Resin polyester akan menghancurkan styrofoam sedangkan epoxy tidak
- Resin polyester merusak lapisan gambar berwarna tidak seperti kebanyakan resin epoxy




